Start Jelek Luis Suarez Kembali Hantui Barcelona

Luis Suarez membuat khawatir Barcelona dengan tanda-tanda seperti pada awal musim lalu. Tanda tersebut yaitu kesulitan mencetak gol dan ini bisa berpengaruh kepada tim.

Pada Sabtu (25/8/2018), sang juara bertahan akan mengunjungi markas Real Valladolid, yang kembali ke divisi primera setelah absen selama empat tahun

Valladolid sempat memberikan kejutan pada pertandingan terakhir mereka melawan Barcelona pada 2014 lalu. Ini sempat mengganggu upaya Barcelona raih juara tahun itu.

Barcelona mencatatkan kemenangan kandang 3-0 atas Alaves pada pertandingan pembukaan mereka musim ini. Namun Luis Suarez tak mencetak sebiji gol pun.

Barcelona membutuhkan tendangan bebas Lionel Messi untuk memecah kebuntuan pada pertengahan babak kedua.

Sebelum bintang Argentina itu mengemas gol, Barcelona terlihat relatif “ompong” saat menyerang, kerap menguasai bola melalui penyerang Prancis Ousmane Dembele dan Messi, namun kurang kekuatan dan agresifitas yang biasanya dimiliki Suarez.

Pemain Uruguay itu kesulitan menyatu dengan mitra-mitranya di lini depan dan satu-satunya kontribusi positifnya yang layak dicatat adalah umpan silang kepada Messi, yang diteruskan dengan menahan bola dengan dadanya dan mencetak gol terakhir pada fase akhir pertandingan.

Penampilan kurang meyakinkan juga ditunjukkan Suarez saat timnya menang 2-1 atas Sevilla di Piala Super Spanyol. Itu terjadi setelah Piala Dunia dimana ia juga main kurang bagus meski Uruguay mencapai perempat final.

Meski Suarez memiliki banyak waktu untuk bangkit, kesulitan-kesulitan yang ia hadapi mengingatkan start buruknya pada musim lalu, ketika ia hanya mencetak tiga gol dari 14 pertandingan Barcelona di semua kompetisi.Dia juga sempat melalui lima pertandingan tanpa menyumbang gol.

Masalah-masalah musim lalu dapat ditelusuri dari tergesa-gesanya sang pemain untuk kembali dari cedera lutut untuk membantu Uruguay lolos ke Piala Dunia.Penampilannya secara dramatis membaik pada November setelah beristirahat selama dua pekan.